Cara mengatasi penyakit snot pada kacer
Tips cara mengatasi penyakit snot pada kacer.
Sebelum penulis memberikan tips cara mengatasi snot pada kacer, mari kita pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan snot, Karena banyak penghobi kicau yang salah menafsirkan.
Snot adalah salah satu penyakit pada burung yang memiliki gangguan pernafasan yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini juga tidak hanya terdapat pada burung tetapi juga pada semua jenis unggas.
Nah banyak penghobi kicau yang salah menafsirkan disini, mungkin sekilas penyakit snot itu terlihat seperti penyakit mata karena hal yang dapat terlihat oleh kita adalah gejala yang terdapat pada mata burung yang berair ata bengkak.
Snot pada burung kacer biasanya dialami oleh burung bahan/ bakalan yang baru kita beli di toko burung. Kenapa bisa terjadi?
Perlu kita ketahui bahwa burung Kacer merupakan burung yang sensitif terhadap lingkungan, makanan, atau kandungan makanan. Penyebab awal Kacer bakalan mengalami snot adalah karena terlalu banyak memberikan pakan extra fooding berupa ulat Hongkong.
Kenapa ulat Hongkong? Apakah pemberian EF yang lain secara berlebihan tidak menimbulkan snot?
Para pencinta Kacer, Anis, muray batu, pasti tidak asing dengan ini. Pemberian Ulat Hongkong yang berlebihan dapat menimbulkan snot karena ulat Hongkong memiliki kandungan protein yang sangat besar. Awalnya burung akan over protein lalu akan mengalami obesitas. Obesitas ini dapat mengganggu aktivitas si burung salah satunya gangguan pernapasan yang berujung snot, bahkan lebih parahnya dapat mengalami katarak.
Pemberian EF manapun pada dasarnya jika diberikan dalam jumlah yang berlebihan tentunya tidak baik bagi si burung. Akan tetapi jika kita termasuk pemula dan sedang mengalami memiliki burung Kacer yang snot, itu tidak masalah selama gejala yang dialami si burung belum terlalu parah, Karena itu penulis akan memberikan tips cara mengatasi Kacer snot :
Periksa sejauh mana gejala snot yang dialami Kacer anda
Hal yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan daun sirih sebagai obat tetes pada mata atau bisa juga diminumkan. Cara pemberiannya cukup mudah yaitu dengan memeras daun sirih lalu teteskan perasan daun sirih tersebut pada mata Kacer atau mulutnya dengan dosis 3 tetes setiap harinya.
Lakukan pengobatan tersebut dengan konsisten, biasanya dalam jangka waktu seminggu maka perubahan pada burung akan terlihat.
Jika gejala snot yang ditunjukan cukup parah atau sudah menunjukan gejala katarak maka lebih disarankan untuk penghobi kicau agar memilih obat anti snot di berbagai kios, akan tetapi jangan sampai digunakan dalam jangka panjang karena akan berakibat buruk pada burung.
Begitulah beberapa tips yang dapat diberikan oleh penulis tentang cara mengatasi Kacer snot. Tips ini bisa disampaikan oleh penulis karena hasil pengalaman yang pernah terjadi.
Kesimpulan akhir : EF apapun yang kita berikan pada kacer selama tidak diberikan secara berlebihan tentu tidak akan menjadi masalah.
Mungkin cukup sekian pembahasan kali ini, untuk tips tips lainnya, kalian bisa terus mengikuti www.darmakicau.blogspot.com
Salam kicau mania
Semoga bermanfaat :)
Comments
Post a Comment